Kursus Bisnis Kuliner Praktis

Resep Martabak Sama, Hasil Kok Beda ?



















Kenapa martabak manis dengan resep yang bagus tetapi hasilnya kok beda. Misal, martabak manis tidak berongga, tidak mengembang atau berongga bagian dasarnya dan lainnya.

Dari praktek lapangan, suksesnya membuat martabak dibagi menjadi dua, pertama terkait dengan bahan-bahan untuk membuat martabak, dan kedua saat pembakaran di Loyang.
Adonan martabak yang telah sesuai dengan takaran tak menjamin hasilnya bisa memuaskan jika pembakarannya tidak tepat.

Oleh karena itu, adonan dan pembakaran dua hal penting untuk menghasilkan kualitas martabak yang bermutu.

Untuk topping martabak, relative bahannya sama, semisal keju, coklat, kacang, pisang dan lainnya, sehingga bisa disimpulkan yang menjadi pembeda adalah pada kualitas adonan dan pembakaran di Loyang. Oleh karena itu, pengusaha martabak menjadi penting memberikan pembeda pada proses tersebut, karena disitulah yang menjadi pembeda utama martabak yang satu dengan yang lainnya.

Untuk jumlah bahan adonan bahannya bisa dibantu dengan takaran dan timing proses pembuatannya sedangkan untuk mengukur panas loyang bisa dilakukan dengan feeling. Jika sudah mahir, maka feeling pembuat martabak akan terbentuk sehingga saat memberikan pelayanan kepada pelanggan tanpa harus ditakar.

Demikian, semoga sharing singkat ini membantu para pecinta martabak meningkatkan kualitas martabaknya.